Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Maret 2010

Tiga Pasangan Calon Wali Kota ambil formulir pendaftaran

MEDIA CENTER KPU – Pada hari pertama KPU membuka pendaftaran pasangan bakal calon walikota dan wakil untuk pemilu 2010, kamis (11/03). Setidaknya ada tiga pasangan calon dari partai politik telah mengabil formulir pencalonan.

Diantaranya adalah, Partai gerindra dan PKB, 2 partai yang dikabarkan mengusung H Sutadi dan Mazlan Mansyur. Partai Demokrat dan golkar yang berkoalisi mengusung pasangan calon Arif Afandi dan Adies Kadir Mappong.

Partai PDIP juga turut mengambil formulir pencalonan, meskipun� diakui oleh Ketua DPC Wisnu Sakti Buana, pihaknya belum mendapat kepastian siapa yang diusung partainya. ”Paling lambat, sore ini rekomendasi itu turun,” ujar Wisnu Sakti Buana. �

Minggu, 17 Januari 2010

Koalisi Poros Tengah untuk Imbangi Partai Demokrat dan PDIP Menguat

SURABAYA - Rencana pembentukan koalisi poros tengah untuk mengimbangi Partai Demokrat dan PDIP terus menguat. Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf bahkan meminta agar pembahasan poros tengah segera dikonkretkan.

''Kami masih menunggu komunikasi dengan Golkar. Bila memang sudah sepakat menggalang koalisi poros tengah, ayo jangan setengah-setengah,'' ujar Musyafak. Dia membenarkan bahwa pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan Partai Golkar. Hanya, kesepakatan itu perlu dirumuskan lebih konkret agar tidak sekadar menjadi wacana. Sebelum ada kesepakatan antarparpol, menurut Musyafak, poros tengah belum bisa bekerja.

Musyafak menjelaskan, dirinya gembira dengan keinginan Golkar menggagas poros tengah. Sebab, sebelumnya PKB tak memiliki pikiran untuk berkoalisi dengan Golkar. Mereka hanya mengacu pada konstelasi politik di DPRD Surabaya.

Selama ini, FKB DPRD Surabaya memang akrab dengan fraksi gabungan yang terdiri atas PAN, Gerindra, PKNU, dan PPP. Mereka bahkan cenderung berseberangan dengan PDS, PKS, dan Golkar. Namun, dinamika politik dalam pilwali membuat PKB harus segera menyesuaikan strategi. Apalagi, pekan lalu 31 PAC Gerindra mengusung Fandi Utomo dan Khusnul Khuluq (ketua DPC Gerindra Surabaya, Red) sebagai cawali/cawawali. ''Jadi, bila Golkar memang sangat serius, kami sebenarnya sangat senang,'' tuturnya.
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Maret 2010

Tiga Pasangan Calon Wali Kota ambil formulir pendaftaran

MEDIA CENTER KPU – Pada hari pertama KPU membuka pendaftaran pasangan bakal calon walikota dan wakil untuk pemilu 2010, kamis (11/03). Setidaknya ada tiga pasangan calon dari partai politik telah mengabil formulir pencalonan.

Diantaranya adalah, Partai gerindra dan PKB, 2 partai yang dikabarkan mengusung H Sutadi dan Mazlan Mansyur. Partai Demokrat dan golkar yang berkoalisi mengusung pasangan calon Arif Afandi dan Adies Kadir Mappong.

Partai PDIP juga turut mengambil formulir pencalonan, meskipun� diakui oleh Ketua DPC Wisnu Sakti Buana, pihaknya belum mendapat kepastian siapa yang diusung partainya. ”Paling lambat, sore ini rekomendasi itu turun,” ujar Wisnu Sakti Buana. �

Minggu, 17 Januari 2010

Koalisi Poros Tengah untuk Imbangi Partai Demokrat dan PDIP Menguat

SURABAYA - Rencana pembentukan koalisi poros tengah untuk mengimbangi Partai Demokrat dan PDIP terus menguat. Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf bahkan meminta agar pembahasan poros tengah segera dikonkretkan.

''Kami masih menunggu komunikasi dengan Golkar. Bila memang sudah sepakat menggalang koalisi poros tengah, ayo jangan setengah-setengah,'' ujar Musyafak. Dia membenarkan bahwa pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan Partai Golkar. Hanya, kesepakatan itu perlu dirumuskan lebih konkret agar tidak sekadar menjadi wacana. Sebelum ada kesepakatan antarparpol, menurut Musyafak, poros tengah belum bisa bekerja.

Musyafak menjelaskan, dirinya gembira dengan keinginan Golkar menggagas poros tengah. Sebab, sebelumnya PKB tak memiliki pikiran untuk berkoalisi dengan Golkar. Mereka hanya mengacu pada konstelasi politik di DPRD Surabaya.

Selama ini, FKB DPRD Surabaya memang akrab dengan fraksi gabungan yang terdiri atas PAN, Gerindra, PKNU, dan PPP. Mereka bahkan cenderung berseberangan dengan PDS, PKS, dan Golkar. Namun, dinamika politik dalam pilwali membuat PKB harus segera menyesuaikan strategi. Apalagi, pekan lalu 31 PAC Gerindra mengusung Fandi Utomo dan Khusnul Khuluq (ketua DPC Gerindra Surabaya, Red) sebagai cawali/cawawali. ''Jadi, bila Golkar memang sangat serius, kami sebenarnya sangat senang,'' tuturnya.